23 September 1846 Planet Neptunus Ditemukan

23 September 1846 Planet Neptunus Ditemukan

Neptunus atau Neptune adalah nama dari planet dalam Tata Surya yang letaknya paling jauh dari matahari. Layaknya planet-planet Jovian ”non-kebumian lainnya, Neptunus memiliki ukuran yang besar dan materi penyusun yang terbuat dari gas. Jika dibandingkan dengan planet-planet lain nya yang juga menyusun Tata Surya, Neptunus merupakan planet dengan ukuran diameter terbesar ke-4 sesudah Yupiter, Saturnus, dan Uranus. Neptunus kadang disebut sebagai planet kembaran Uranus karena keduanya memiliki ukuran dan komposisi gas yang nyaris serupa.



September 1846 Planet Neptunus Ditemukan dengan mata telanjang, penemuan Neptunus oleh manusia pun menjadi lebih terlambat bila dibandingkan dengan planet-planet lainnya. Tanda-tanda keberadaan Neptunus sendiri mulai diketahui oleh manusia pada tahun 1612. Di tahun tersebut, Galileo Galilei melihat Neptunus melalui teleskopnya saat posisi planet tersebut sedang berada di dekat Yupiter. Namun Galileo saat itu salah mengira kalau benda langit di dekat Yupiter tersebut adalah sejenis bintang.

Tahun 1781, William Herscel menemukan planet Uranus sekaligus mendobrak pengetahuan umum pada waktu itu yang menganggap kalau hanya ada 6 planet di Tata Surya. Pengamatan lanjutan yang dilakukan pada Uranus menemukan bahwa rute orbit planet tersebut tidak sesuai dengan prediksi yang memakai Hukum Gravitasi Newton sebagai dasarnya. Teori baru pun diajukan kalau masih ada planet lain yang letaknya lebih jauh dari Uranus dan gravitasi planet tersebut mengganggu orbit dari Uranus sehingga rute orbitnya melenceng dari perhitungan para ahli. Pasca munculnya teori mengenai keberadaan planet yang letaknya lebih jauh dari Uranus, petualangan untuk mencari planet misterius itupun dimulai.

Tahun 1845, ilmuwan Inggris yang bernama John Couch Adams memulai penelitiannya mengenai perkiraan lokasi Neptunus. Di tempat terpisah, ilmuwan Perancis yang bernama Urban Le Verrier juga memulai penelitiannya mengenai perkiraan lokasi Neptunus tanpa mengetahui kegiatan penelitian yang sedang dilakukan oleh Adams. Le Verrier lalu menyurati Johann Gottfried Galle yang bekerja sebagai astronom di Observatorium Berlin untuk melakukan pengamatan dan menemukan keberadaan Neptunus dengan memakai hasil perhitungannya. Pengamatan pun dilakukan oleh Galle pada malam tanggal 23 September 1846. Hasilnya, keberadaan planet Neptunus berhasil dikonirmasi di mana letaknya melenceng 1 derajat dari prediksi Le Verrier dan melenceng 12 derajat dari prediksi Adams.

Perang klaim mengenai penemu Neptunus yang dibalut dengan sentimen nasionalisme pun langsung merebak di antara khalayak Inggris dan Perancis. Sebagai jalan tengah, akhirnya diputuskanlah kalau Adams dan Le Verrier adalah penemu bersama dari planet Neptunus. Selain perdebatan mengenai siapa yang berhak menyandang gelar sebagai penemu planet Neptunus, muncul juga perdebatan mengenai nama yang pas untuk planet yang baru ditemukan tersebut. Le Verrier sempat mengusulkan nama ȊLeverrierȋ sebagai nama untuk planet baru tersebut yang diambil dari namanya sendiri, namun usulan nama tersebut mendapat penolakan dari masyarakat di luar Perancis.

Bulan Desember 1846, akhirnya diputuskan kalau planet baru tersebut diberi nama Neptunus, nama versi Romawi dari dewa laut Poseidon dalam mitologi Yunani. Sejak Neptunus berhasil ditemukan, pengamatan-pengamatan lanjutan pun dilakukan untuk mendapatkan fakta-fakta baru mengenai planet tersebut. Hanya beberapa minggu sesudah Galle mengkonirmasi keberadaan Neptunus lewat pengamatan langsung ke langit, satelit pertama dari Neptunus berhasil ditemukan dan diberi nama Triton. Tahun 1949, giliran satelit kedua Neptunus yang berhasil ditemukan untuk kemudian diberi nama Nereid. Pengamatan yang dilakukan memakai wahana tanpa awak sejak akhir tahun 1980-an berhasil menemukan adanya cincin tipis serta belasan satelit baru di sekeliling Neptunus dan sejumlah badai raksasa berbentuk oval di permukaan atmosfer Neptunus.

Artikel sejarah lainya : Hongkong kembali kepangkuan china

0 Response to "23 September 1846 Planet Neptunus Ditemukan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel