PETER THE GREAT TSAR RUSIA TERHEBAT SEPANJANG SEJARAH

PETER THE GREAT TSAR RUSIA TERHEBAT SEPANJANG SEJARAH.Sejak Peter masih kecil ,ayahnya memberikan pendidikan ketat kepada Peter.Dia diajarkan oleh guru-guru yang terkenal seperti Nikita Zotov,Patrick Gordon dan Paul Menesius.Pada tanggal 29 Januari 1676,ayah Peter meninggal dan meninggalkan kekuasaan Russia kepada dua anaknya,yaitu Peter sendiri dan saudaranya yang lemah dan sakit-sakitan Feodor III.Selama Periode ini,pemerintahan dijalankan sepenuhnya oleh teman dekat Alexis,Artamon Matveev.

TSAR RUSIA TERHEBAT SEPAJANG SEJARANG PETER THE GREAT


Kehidupan Awal


Tak lama kemudian,Feodor meninggal.Karena Feodor tidak mempunyai anak,maka terjadi sebuah pertentangan untuk memperebutkan kekuasaan antara keluarga Naryshkin (keluarga Artamon) dengan keluarga Miloslavsky.Sebenarnya,masih ada satu orang lagi yang berhak menjadi Tsar,yaitu Ivan V,saudara tiri Peter.Namun Ivan sendiri sakit-sakitan dan hilang ingatan.Peter akhirnya dipilih sebagai Tsar pada usia 10 tahun oleh Boyar Duma (dewan bangsawan) dan ibunya dijadikan sebagai wali.

Anak perempuan Alexis,Sophia Alekseyevna mengadakan pemberontakan Strelet antara bulan April-Mei 1682.Akibat pemeberontakan ini,beberapa sahabat Peter tewas dan Peter menyaksikan sendiri kekejaman politik ini.Peter bersama Ivan menjadi dwi-tunggal dalam kekaisaran Russia dan Sophia sebagai wali mereka.Ada sebuah singgasana dobel untuk Peter dan Ivan, yang didalamnya dibuat celah sehingga Sophia bisa masuk di dalamnya.Dari sinilah Sophia bisa mendengarkan percakapan Peter dengan bangsawan lain.Singgasana ini masih ada di Museum Kremlin,Moscow.Peter menghabiskan waktunya dengan bekerja di galangan kapal dan berlayar.Ketika dia bekerja,dia menggunakan nama samaran Pytor.tahun 1689,Peter dinikahkan oleh ibunya dengan Eudoxia Lopukhina.Namun pernikahan ini berujung dengan perceraian.

Musim Panas 1689,Peter berencana menggulingkan Sophia (yang kedudukanya semakin melemah akibat kampanyenya yang gagal di Krimea).Namun Sophia mengetahui rencana ini dan mengadakan sebuah konspirasi dengan pemimpin Strelet.Peter kemudian diperingatkan oleh Strelet lain.Akhirnya Peter melarikan diri dalam kegelapan malam menunju Biara Troitse-Sergiyeva.Disini dia mengumpulkan para pengikutnya.Peter kemudian memaksa sophia untuk masuk biara dimana Sophia harus meninggalkan namanya dan kedudukannya.

Walaupun sudah mengatasi Sophia,Peter masih belum mampu untuk menguasai Russia sepenunhya.akhirnya Peter bisa memegang kekuasaan sepenuhnya setelah ibunya dan Ivan V meninggal.Peter juga mengalami pertumbuhan badan yang sangat cepat pada periode ini.Tinggi Peter saat itu yaitu 200 cm.Tetapi badannya yang tinggi tidak diikuti dengan postur badan yang seimbang.Tangan dan kepalanya terlalu kecil untuk tubuhnya yang tinggi.Peter juga mengidap epilepsi.Filippo Baltari, seorang pemuda Italia yang mengunjungi Peter waktu itu berkomentar :
"Tsar Peter tinggi dan kurus.Rambutnya tebal,pendek,dan hitam kecoklatan.Dia memilik mata besar,memiliki mulut yang indah,tapi bibir bagian bawahnya agak dower.'Bebarapa sejarahwan,baik dari dalam atau luar Russia mengatakan Peter memiliki penampilan yang baik.

Tahun-tahun awal

Peter berusaha menghapus kekolotan dan memodernisasi Russia.Dia mendapat pengaruh kuat dari penasihatnya yang berasal dari Eropa Barat,untuk menjadikan tentara Russia menjadi tentara yang modern.Selain itu,Peter berkeinginan utuk menjadikan Russia sebagai kekuatan maritim yang kuat.
Sayangnya,dia harus menghadapi berbagai pemberontakan dari dalam negeri seperti pemberontakan Strelet,Bashkir,Astrakhan,dan Bulavin.Peter juga menerapkan sebuah kebijakan aneh untuk memotang janggut dan memakai pakaian yang lebih modern kepada bawahannya.
Untuk meningkatkan kedudukan negaranya di lautan,Peter menerapkan kebijakan Air Hangat,yaitu usaha untuk mencari wilayah yang bisa dijadikan pelabuhan.latar belakang kebijakan ini ialah,Russia saat itu hanya memiliki Arkhangelsk sebagai pelabuhan dan pelabuhan ini membeku saat musim dingin.

Hanya ada dua laut yang cocok untuknya,yaitu Laut Baltik yang dikuasai Swedia dan Laut Hitam yang dikuasai Kekaisaran Ottoman.Untuk menguasai Laut Hitam,dia mengusir orang Tatar.Pada musim panas 1695,Peter berusaha menyerang benteng Ottoman di Azov,namun gagal.Peter kembali ke Moskow November pada tahun yang sama dan membangun sebuah angkatan laut yang kuat.Pada tahun 1696,dia menyerang Azov dengan kekuatan 30 kapal dan akhirnya berhasil mengambil Azov pada bulan Juli 1696.Pada tanggal 12 September 1698,secara resmi Peter mendirikan basis angkatan Laut Russia yang pertama,Taganrog.

Peter tahu bahwa dia tidak bisa menghadapi Kekisaran Ottoman sendiri.Pada tahun 1697,dia mengadakan perjalanan ke eropa selama 18 bulan bersama delegasi besar Russia untuk mencari dukungan monarki-monarki Eropa.Sayang dia gagal;Perancis secara tradisi adalah sekutu Sultan Ottoman dan pada waktu itu,negara-negara Eropa lebih berkonsentrasi tentang siapa yang menggantikan raja Spanyol,Charles II daripada bertarung dengan Ottoman.

Ketika dia mengunjungi Belanda,Peter belajar tentang gaya hidup ala Eropa Barat.Dia mempelajari cara membangun kapal di Zaandam (rumah tempat dia tinggal sementara,sekarang menjadi sebuah museum) dan di Amsterdam,dan menggunakan ilmunya untuk membangun angkatan laut Russia.Selama dia tinggal,Peter mengembangkan banyak kemampuan praktisnya seperti membangun benteng,galangan kapal,dan pintu kanal.

Di Inggris,Peter bertemu denga Raja William III,mengunjungi Greenwich dan Oxford.Sempat dilukis oleh Sir Godfrey Kneller,dan melihat angkatan laut Inggris di Deptford.Dia kemudian pergi ke Manchester untuk mempelajari tata kota yang kelak akan dipakainya ketika membangun St.Petersburg.Kemudian Peter meneruskan pergi kota Eropa lain seperti Leipzig,Dresden,dan Vienna.Dia sempat bertemu dengan Leopold I,Kaisar Romawi Suci.

Kunjungan Peter kemudian dipersingkat pada tahun 1698,ketika dia mengetahui bahwa tanah airnya sedang dilanda pemberontakan Strelet.Pemberontakan ini berhasil digagalkan sebelum Peter tiba di Russia dan hanya satu orang yang terbunuh.Sekitar lebih dari 1200 pemberontak disiksa dan dieksekusi,dan memerintahkan agar tubuh para pemberontak dipamerkan sebagai ancaman bagi orang-oranglain yang ingin memberontak.Pasukan Strelet akhirnya dibubarkan.

Selain itu,Peter berusaha mengakhiri pernikahan yang tidak membahagiakannya dengan menceraikan istrinya,Eudoxia Lopukhina,yang telah memberinya tiga anak walau hanya Alexei yang masih hidup.
Pada tahun 1698,Peter mengirim delegasi ke Malta dibawah Boris Petrovich Sheremetyev,untuk mengamati pelatihan dan kemampuan Ksatria Malta serta angkatan lautnya.Sheremetyev menyelidiki kemungkinan usaha persekutuan antara Malta dengan Russia untuk melawan Turki dan menjadikan Malta sebagai basis angkatan laut Russia.

Ketika Peter berkunjung di Eropa Barat,dia mengagumi cara berpakaian orang Eropa Barat yang menurutnya lebih baik daripada pakaian tradisional Russia yang digunakan para Boyar.Akhirnya dia memutuskan agar seluruh pejabat dan bangsawan untuk mencukur janggut dan memakai pakaian bergaya Eropa Barat.Untuk mendukung usaha ini,Peter mengenakan pajak janggut sebesar 100 rubel pertahun.

Pada tahun 1699,Peter merubah penanggalan Russia yang pada awalnya 1 September sebagai tahun baru,menjadi 1 Januari.Perlu diketahui,penanggalan tradisional Russia dihitung sejak tahun diciptakannya dunia (menurut kepercayaan mereka tentunya),tapi oleh Peter,penanggalan dihitung sejak kelahiran Yesus Kristus.Sehingga tahun 7207 pada tahun tradisional Russia menjadi 1700.

Perang Besar Utara


Peter membuat perjanjian damai yang bersifat sementara dengan Ottoman,sehingga memungkinkan dia untuk berkonsentrasi merebut laut Baltik yang dikuasai oleh Swedia setengah abad sebelumnya.Peter menyatakan perang dengan Swedia yang waktu itu dipimpin raja Charles XII.Swedia juga dimusuhi oleh Denmark,Saxony dan Persemakmuran Polish-Lithuania.
Russia,dengan sedikit persiapan,menyerang Swedia dan usaha mereka menguasai pantai Baltik berakhir bencana dalam pertempuran Narva.Setelah pertempuran ini,Charles XII memusatkan kekuataanya untuk menghadapi Persemamkuran Polish-Lithuania,yang memberikan waktu untuk Peter mengorganisasi kembali tentara Russia.Pada akhir Februari 1701 dia bertemu dengan raja Polandia,Augustus II Yang Kuat di Birzai.Dimana Peter dan Augustus mengadakan kompetisi menembak yang dimenangkan Augustus.

Ketika Polandia menghadapi Swedia,Peter mendirikan kota Saint Peterburg (nama Jerman dari Saint Peter) di Ingermanland (provinsi Swedia yang berhasil direbut Peter) pada tahun 1703.Dia melarang bangunan tembok diluar Saint Peterburg (yang dia harapkan menjadi ibukota Russia) sehingga seluruh tukang batu dapat berpartisipasi membangun kota.

Dia juga menikah dengan Martha Skavronskaya (yang namanya berubah mencadi Catherine setelah berpindah ke aliran Ortodoks) secara siri pada tahun 1707.Kemudian pernikahan ini disahkan di Katedral Saint Isaac di St. Petersburg pada tanggal 9 Februari 1712.

Setelah mengalami beberapa kekalahan,Raja Polandia,Augsutus II turun tahta.Charles XII akhirnya mengalihkan perhatiannya ke Russia dan menginvasinya pada tahun 1708.Charles mengalahkan Peter di Golovchin.Namun pada pertempuran Lesnaya,Charles mengalami kekalahan pertamanya setelah Peter berhasil menghancurkan bala bantuan yang datang dari Riga.Karena kekurangan bantuan,Charles membatalkan rencanya untuk menyerang Moskow.Charles menolak menyerah dengan Polandia atau kembali ke Swedia dan berencana menyerang Ukraina.Peter menggerakan pasukannya ke Selatan,menghacurkan fasilitas yang bisa digunakan untuk pasukan Swedia.Karena kekurangan suplai,Swedia menunda serangan selama musim dingin 1708-1709.Pada musim panas 1709,mereka melanjutkan invasi ke Ukraina.Namun dalam pertempuran Poltava pada 27 Juni,Swedia dikalahkan oleh Russia.Petempuran ini menjadi kekalahan terbesar Swedia,mengakhiri kampanye Charles ke Ukraina,dan memaksanya untuk dibuang ke Ottoman.di Polandia,Augsutus II menjadi raja kembali.

Peter,dengan sekutu-sekutu Balkannya menyatakan perang dengan Ottoman dan menyulut perang Turki-Russia.Biasanya,Boyar Duma akan menggantikan Peter ketika pergi berperang dalam mengerjakan urusan kerajaan.Namun Peter tidak percaya dengan Duma dan mendirikan sebuah senat dengan anggota sepuluh orang.Kampanye Peter di Ottoman tidak begitu berhasil dan akhirnya kesepakatan damaipun dibuat.Peter kembali ke pelabuhannya di Laut Hitam yang direbutnya 1697 silam.Ketika kembali,sultan melepaskan Charles XII,tapi Russia membiarkan Charles pergi kembali ke Swedia melalui Jerman.

Tentara Peter di utara mengambil provinsi Swedia di Livonia dan mengusir Swedia dari Finlandia.Pada tahun1714,armada Russia memenangkan pertempuran Gangut.Sebagian besar Finlandia diduduki Russia.Antara tahun 1716-1717,tsar mengunjungi kembali Belanda.Dia melanjutkan perjalanan ke Austria dan Perancis.Kini angkatan laut Tsar sudah cukup kuat dan dapat menyerang Swedia.Peter juga berhasil mendapatkan bantuan dari Prussia.Pada tahun 1721,disepakati perjanjian damai Nystad antara Russia dengan Swedia.Russia berhasil menguasai Ingria,Estonia,Livonia dan Karelia.

Tahun-tahun Selanjutnya


Peter kemudian menghabiskan waktunya dengan melaksanakan reformasi di seluruh penjuru Russia.Pada 22 Oktober 1721,segera setelah perjanjian damai dibuat dengan Swedia,dia mengklaim dirinya sebagai Kaisar Seluruh Russia.Beberapa gelar diusulkan kepadanya seperti Kaisar Timur,namun ditolaknya.Gavrilla Golovkon,seorang negarawan,menambahkan gelar "Yang Agung,Bapak bagi Negaranya,Kaisar Seluruh Russia" mengikuti yang diucapkan oleh uskup Pskov.
Gelar kekaisaran Peter diakui oleh Ausgustus II,Frederick William I dari Prussia,dan Frederick I dari Swedia,tapi tidak diakui oleh monarki Eropa lainnya.Beberapa raja takut jika Peter,dengan gelarnya,mengakui kekuasaan raja-raja lain seperti kaisara Romawi Suci yang mengklaim sebagai pengusa sah seluruh negara Kristen.

Selain itu Peter mengadakan Reformasi terhadap Gereja Ortodoks Russia.Pada tahun 1721,Peter mengikuti saran dari feofan Prokopovich dan mendirikan Sinode Suci,yaitu dewan yang terdiri dari 10 pemuka agama.Peter juga melarang warga negara Russia bergabung dengan biara sebelum usia 50 tahun.Dia merasa bahwa banyak laki-laki Russia menjadi tidak berguna dengan menghabiskan waktunya dengan kegiatan keagamaan,padahal mereka bisa bergabung dengan tentara barunya yang sudah lebih maju.

Pada abad ke 18,semakin sedikit laki-laki yang menjadi biarawan dan hal ini memperlemah kekuatan Gereja Ortodoks Russia.Pada tahu 1722,Peter membuat tabel pangkat kedudukan yang baru atau lebih dikenal dengan Tabel Pangkat.Sebelumnya,tingkatan Boyar digolongkan berdasarkan usia.Namun Peter merubah tingkatan Boyar berdasarkan jasa dan layanannya kepada kaisar.Tabel Pangkat tetap digunakan hingga tahun 1917.

Peter kemudian berkeinginan agar seluruh anak-anak bangsawan mendapatkan pedidikan dini terutama pada bidang sains.Oleh karena itu,pada tahun 1714,dia memerintahkan pendidikan wajib bagi seluruh anak-anak bangsawan,agamawan dan tentara yang berusia antara 10-15 tahun.Mereka diwajibkan belajar matematika dan geometri dan harus mengikuti ujian pada akhir masa belajar mereka.

Peter memperkenalkan pajak baru untuk dana peningkatan di Saint Peterburg.Dia menghapus pajak tanah dan tempat tinggal dan menggantinya dengan pajak pemberian suara.Pajak tanah dan tempat tinggal hanya boleh dibayarkan oleh individu yang memiliki rumah atau keluarga namun pada kenyataanya pajak juga dikenakan bagi petani yang tidak memiliki rumah dan fakir miskin.
Pada tahun 1724,peter mengangkat istri keduanya,Catherine sebagai kaisar perempuan,meskipun Peter tetap menjadi penguasa Russia sesunggunhnya.Seluruh anak laki-laki Peter meninggal-anak tertuanya,Alexei,disiksa dan dibunuh berdasarkan perintah Peter pada tahun 1718 karena mengingkari ayahnya dan melawan kebijakan resmi.Ibu Alexei,Eudoxia juga dihukum.Hal yang sama juga menimpa gundiknya yang lain,Anna Mons pada tahun 1704.

Pada tahun 1725,Peter membangun Peterhof,sebuah istana dekat St.Peterburg.Peterhof yang berasal dari bahasa Belanda yang berarti "Balai Peter" dijuluki sebagai "Versailles dari Russia".

Kematian


Pada musim dingin 1723,Peter mengalami masalah dengan kantung urinenya yang tersumbat.Pada musim panas 1724 sebuah tim dokter berhasil mengeluarkan 4 pon kencing yang tersumbat.Peter tetap terbaring di tempat tidur hingga akhir musim gugur.

Pada minggu pertama bulan Oktober,merasa yakin dirinya sudah baik,Peter mengadakan tur inspeksi ke berbagai proyek.Menurut legenda,pada bulan November,ketika di Lakhta,yaitu di sepanjang Teluk Finlandia untuk menginspeksi beberapa bengkel besi,Peter melihat sekumpulan tentara tenggelam tidak jauh dari tepi pantai.Peter langsung terjun ke pantai untuk menyelamatkan mereka,namun air yang dingin memperparah kondisi tubuhnya hingga akhirnya dia meninggal.Namun kejadian ini dipandang dengan skeptis oleh beberapa sejarahwan.

Versi lain mengatakan pada awal Januari 1725,Peter terserang uremia kembali.Peter meminta sebuah pena dan secarik kertas dan menulis sesuatu yang hanya berakhir dengan "tinggalkan semua kepada..."dan kemudian,karena tidak kuat lagi menulis,dia meminta untuk memanggil anak perempuanya,Anna.Peter meninggal antara jam 4 hingga 5 pagi,pada tanggal 8 Februar 1725 dan meninggal dalam usia 52 tahun,7 bulan.

0 Response to "PETER THE GREAT TSAR RUSIA TERHEBAT SEPANJANG SEJARAH"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel